Jenis Ayam Aduan Yang Bagus Sebagai Indukan

Jenis Ayam Aduan Yang Bagus Sebagai Indukan

Jenis Ayam Aduan Yang Bagus Sebagai Indukan Sebenarnya banyak jenis indukan ayam laga atau aduan yang bisa memberikan keturanan selanjutnya untuk men

Penyebab Ayam Aduan Menjadi Lumpuh
7 Ciri Khas Ayam Bangkok Aduan Punya Pukulan Mematikan
Gaya Bertarung Dan Teknik Bertahan Ayam Aduan Bangkok
Khasiat Buah Pinang Untuk Ayam Aduan
Teknik Bertahan Ayam Bangkok Aduan Di Arena SV388

Jenis Ayam Aduan Yang Bagus Sebagai Indukan

Sebenarnya banyak jenis indukan ayam laga atau aduan yang bisa memberikan keturanan selanjutnya untuk menghasilkan bibit ayam aduan baru. Akan tetapi tak semua jenis indukan ayam aduan bisa memberikan keturunan berkualitas. Hanya ada beberapa jenis ayam aduan yang di anggap bagus untuk dijadikan indukan. Lantas jenis ayam apa sajakah itu yang bisa memberikan keturunan ayam yang berkualitas? Marik kita simak selengkapnya dibawah ini.

Menjadikan ayam laga sebagai indukan artinya melakukan perkawinan silang antara 1 jenis ayam laga dengan jenis ayam laga lainnya. Dalam melakukan persilangan antara ayam aduan sangatlah praktis dan mudah jika sudah mengetahui cara-cara serta teknik menyilangkannya. Secara umum yang menjadi patokan dalam persilangan ayam laga untuk mendapatkan turunan anakan yang bagus dan berkualitas, selalu dipilih ayam Bangkok sebagai indukan yang dikawin silangkan dengan ayam laga jenis lainnya yang dianggap berkualitas.

Dibawah ini akan dipaparkan persilangan ayam Bangkok dengan jenis ayam laga yang bagus sebagai indukan untuk mendapatkan keturunan yang berkualitas dengan harapan bakal merajai arena pertarungan nantinya. Berikut inilah jenis ayam laga yang bagus sebagai indukan :

Jenis Ayam Laga Yang Bagus Sebagai Indukan

Ayam Birma

Ayam Birma memiliki semangat tarung yang tinggi dengan mental pantang menyerah. Ayam jenis ini termasuk tipe ayam yang sangat agresif dalam arena pertarungan, gesit dan lincah serta sangat cerdik dan selalu mampu menghindari pukulan lawan, cenderung maju menyerang daripada bertahan.

Walaupun dengan postur dan ukuran badan lebih kecil dari ayam laga lainnya, namun ayam Birma ini memiliki daya serang yang tinggi dan akurasi pukulan yang sangat tepat, mengenai gerakannya tergolong lincah dan sangat gesit. Dalam persilangan dengan ayam Birma, turunan yang dihasilkan cenderung mengikuti gen dari ayam Birma itu sendiri yakni gaya tarung menyerang dengan akurasi pukulan yang tepat serta gesit dan lincah dalam pertarungan.

Ayam Siam

Gaya tarung ayam Siam hampir sama dengan ayam Birma yaitu pukulan keras dan akurat serta sangat lincah. Ayam Siam sering dikawin silangkan dengan ayam Birma dengan harapan mendapatkan turunan yang memiliki gaya tarung yang unik dan lebih agresif dalam menyerang serta memiliki mental yang kuat, pantang mundur. Ayam Siam muda biasanya juga bisa menaklukan ayam Bangkok usia muda karena lebih gesit dan lincah dalam gerakan dan pukulan yang lebih akurat.

Ayam Jepang/Shamo

Ayam laga ini berasal dari negara Jepang, seperti namanya Shamo selain berpostur tegap dan atletis, ayam Shamo saat bertarung mampu menegakkan badannya hingga membentuk sudut 80 derajat sehingga lebih leluasa dan kuat dalam pukulannya, ayam Shamo terkenal dengan pukulan yang 90% lebih terakurasi dibanding ayam laga lainnya.

Ayam Saigon

Berasal dari negara Vietnam, ayam Saigon umumnya memiliki kekebalan dan daya tahan tubuh yang kuat terhadap serangan dan pukulan lawan yang mengenai badannya. Untuk gaya dan teknik bertarung ayam ini termasuk yang paling lamban gerakannya dibanding ayam laga lainnya. Jika ingin mendapatkan turunan dengan gaya tarung yang baik dan tahan pukulan , sebaiknya di kawin silangkan dengan ayam Bangkok yang asli.

Ayam Philipina

Sesuai namanya ayam ini berasal dari negara Philipina, ayam ini memiliki gaya tarung tipe taji dan di Philipina ayam jenis ini tergolong ayam kampung, namun sanggup bersaing dan merajai arena pertarungan. Ayam Philipina ini memiliki warna bulu yang beragam dan terkesan sangat unik warna dan coraknya.

Ayam Brazil

Negara asal Brazil, namun berkembang pesat di Amerika dengan gen atau turunan dari ayam Shamo asli. Postur dan fisiknya hampir menyerupai ayam Pelung yang banyak terdapat di Jawa Barat Indonesia. Ayam Brazil memiliki badan yang tinggi serta memiliki tulang yang kasar, teknik dan gaya bertarungnya tergolong lamban tapi memiliki pukulan yang keras.